Tag

, , ,

 

image

Membaca tuduhan di seputar akun twitter @Triomacan2000 kadang – kadang bisa geli dan tertawa sendiri. Tuduhan terbanyak dialamatkan ke akun @Triomacan2000 itu adalah seputar pemerasan. Pokoknya akun itu dituduh memeras orang, tokoh atau pihak tertentu. Seperti biasa akun tersebut menolak tegas dan balik bertanya kepada pihak yang menuduh : kapan, dimana , siapa yang memeras (namanya) dan siapa yang diperas (namanya) dan berapa atau terkait apa ? Lucunya, tidak ada satu orang pun yang dapat menjawab pertanyaan sederhana itu.

Tuduhan admin – admin @Triomacan2000 telah memeras, hebatnya berasal dari pejabat tinggi negara seperti Menteri BUMN Dahlan Iskan, Gubernur Jakarta Jokowi atau Ahok Wakil Gubernur Jakarta. Namun, lagi – lagi mereka yang menuduh itu tidak dapat menjawab pertanyaan sepele yang dilontarkan akun itu. Apakah arti semua ini ? Mudah sekali jawabannya : Tuduhan pemerasan yang dialamatkan ke akun @Triomacan2000 tersebut pasti tidak benar. Tuduhan itu mungkin sekali digunakan sebagai senjata untuk berkelit dari informasi atau dugaan korupsi yang sering dilontarkan @Triomacan2000 kepada kepada para pejabat atau tokoh penting negeri ini.

Modus lain yang cukup populer digunakan pejabat – pejabat korup yang dijadikan sasaran teror oleh akun itu adalah dengan menuduh admin akun itu telah mengajukan proposal ke si pejabat, namun pejabat itu menolaknya. Lalu, akun itu dituduh marah dan balas dendam dengan menyerang si pejabat tadi. Modus berkelit itu juga tidak pernah terbukti sepanjang akun itu aktif selama hampir 3 tahun. Tidak pernah terbukti atau terindikasi akun @Triomacan2000 pernah mengajukan proposal apapun ke pihak lain. Tidak pernah pihak yang menuduh akun itu telah ajukan proposal bersedia menunjukan proposal yang disebutnya berasal dari akun itu. Apa artinya ? Mudah sekali : tuduhan tentang proposal itu juga adalah fitnah belaka dan dimaksudkan untuk menghindar dari tuduhan korupsi yang disasarkan @triomacan2000 kepada pejabat – pejabat itu.

Kegelian menonton tayangan telivisi seperti yang siarkan Metro Realitas (Metro TV ) beberapa waktu lalu timbul karena Metro TV dalam tayangannya yang berjudul “Kicauan Hantu Triomacan2000”, dimana Metro TV menyebutkan admin akun tersebut banyak dilaporkan ke pihak berwajib tetapi pihak kepolisian sampai sekarang tidak mampu menangkap admin akun misterius itu. Anehnya, Metro TV tidak dapat menunjukan bukti bahwa akun @triomacan2000 itu memang benar – benar dilaporkan ke polisi. Pihak Polda Metrojaya sendiri memang memberikan penjelasan yang mengambang mengenai tindak pidana @Triomacan2000 yang tercatat telah benar – benar dilaporkan ke Polda Metro. Bilamana laporan pengaduan tersebut benar adanya, tentu pihak polisi akan menyebutkan siapa nama pelapor, siapa pihak terlapor dan pasal pidana apa yang dilaporkan. Namun, informasi seperti itu pun tidak pernah disampaikan ke publik.

Pernah sekali admin @Triomacan2000 itu dilaporkan ke Polda Metrojaya oleh Kepala BNP2TKI yang sebelumnya selama beberapa waktu lamanya menjadi sasaran kritik dan kecaman akun @triomacan2000 yang menuduh BNP2TKI sebagai pemeras jutaan TKI migran (luar negeri). Namun, lagi – lagi laporan pengaduan yang dibuat pejabat tersebut ( Kepala BNP2TKI) adalah laporan setengah hati atau tidak memenuhi syarat untuk dapat diproses lebih lanjut.

Dari uraian ringkas di atas, dapat disimpulkan bahwa semua tuduhan pemerasan terhadap akun @Triomacan2000 adalah kebohongan belaka. Lebih merupakan pengalihan isu atau pembelaan para pejabat untuk menutupi dugaan korupsinya sebagaimana yang dituduhkan akun itu kepada mereka.

Terakhir ada tuduhan baru dari akun twitter yang menyebutkan sejumlah admin akun @Triomacan2000 telah ditangkap. Informasi ini tentu saja lebih menggelikan karena telah mengibaratkan admin akun Triomacan2000 seperti buronan, padahal laporan dugaan perbuatan pidana atau kejahatan saja tidak ada. Akun @Triomacan2000 dalam kicauan jawabannya menjelaskan betapa absurdnya informasi itu karena terbukti akun tersebut masih aktif mengetwit, informasi tentang siapa dan dimana admin – admin yang telah ditangkap itu ditahan juga tidak ada. Jika informasi ditangkapnya admin – admin Triomacan tersebut benar, maka dipastikan beritanya telah menjadi headline di media – media nasional lengkap dengan foto para adminnya. Nah, sampai saat ini pemberitaan itu tidak ada.

Wajar jika banyak pejabat negara dan politisi yang ketakutan dengan akun antikorupsi dan antikemunafikan itu. Selain informasi akun itu umumnya benar, analisanya tajam dan akurat, akun @Triomacan2000 tersebut juga telah terbukti berkali – kali mendorong diproses atau diusutnya banyak kasus korupsi.

Di samping itu, eksistensi akun @Triomacan2000 telah lama diakui oleh pemerintah secara langsung atau tidak langsung. Tidak hanya sekali, Presiden SBY menyinggung informasi dari akun @Triomacan2000 sebagai rujukan pidato resminya di depan media massa nasional, seperti pada kasus Petral,’Penculikan’ mantan Ketum Partai Demokrat Prof Subur Budhisantoso oleh BIN, dan lain – lain. Bahkan terakhir, admin akun itu juga diundang Sekretaris Kabinet ke Istana untuk menyerahkan bukti – bukti korupsi Menteri BUMN Dahlan Iskan seperti kicauannya selama ini. Laporan dan bukti dari akun tersebut, yang diwakili oleh kuasa hukum akun @Triomacan2000 pun kemudian ditindaklanjuti oleh Seskab dengan meneruskannya ke pihak – pihak terkait, termasuk presiden dan jampidsus Kejaksaan Agung RI.

Jadi, bagaimana rasanya pengalaman diperas oleh akun Hantu ? Adakah yang bisa bantu memberitahu ?