RONIN INDONESIA

image

Sudah hampir lima bulan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada 13 Agustus 2013, hingga kini KPK hanya mampu menyita uang sekitar US$ 1,22 juta, diantaranya diperoleh saat Rudi tertangkap tangan, uang sitaan dari ruang kerja Sekjen ESDM, deposit box di Bank Mandiri dan brankas SKK Migas. KPK hanya berkutat pada penetapan status Rudi, Simon Tanjaya (Kernel Oil) dan Deviardi (pelatih golf) sebagai tersangka, plus pencekalan 3 pejabat SKK, yakni Agus S. R. (Divisi Komersialisasi Minyak & Kondensat), Popi A. N. (Divisi Komersial Gas) dan Iwan Ratwan (Divisi Operasi).

KPK seolah – olah tidak mampu menyeret terduga pelaku korupsi sektor migas lain yang sejatinya lebih besar dan merupakan pemain utama mafia migas Indonesia. Mandegnya pengembangan kasus suap terhadap Rudi Rubiandini, molornya pemeriksaan sekjen ESDM sebagai saksi hingga lebih 2 bulan sejak Rudi ditahan, keengganan KPK memeriksa Menteri ESDM Jero Watjik, Kepala SKK Migas Johanes…

Lihat pos aslinya 1.405 kata lagi